<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blog.it-wifi.com &#187; mandi besar</title>
	<atom:link href="http://blog.it-wifi.com/tag/mandi-besar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.it-wifi.com</link>
	<description>Hanya sebuah catatan kecil ku</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Apr 2010 09:12:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tata Cara Mandi Besar</title>
		<link>http://blog.it-wifi.com/tata-cara-mandi-besar/</link>
		<comments>http://blog.it-wifi.com/tata-cara-mandi-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 13:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chatul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISlam ku]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[junub]]></category>
		<category><![CDATA[mandi besar]]></category>
		<category><![CDATA[tata cara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chatul.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Adapun tata-tata cara mandi, maka ada dua macam :
- Tata cara yang mencukupi dan diterima (sah) ialah mencuci kepala dan seluruh    badannya.
- Adapun tata cara yang sempurna adalah sesuai yang tercantum dalam hadits    &#8216;Aisyah di Bukhari dan Muslim ia berkata :
&#8220;Adalah Rasulullah -shallallahu &#8216;alaihi wa sallam- jika ia melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adapun tata-tata cara mandi, maka ada dua macam :</p>
<p>- Tata cara yang mencukupi dan diterima (sah) ialah mencuci kepala dan seluruh    badannya.</p>
<p>- Adapun tata cara yang sempurna adalah sesuai yang tercantum dalam hadits    &#8216;Aisyah di Bukhari dan Muslim ia berkata :<span id="more-11"></span></p>
<blockquote><p>&#8220;Adalah Rasulullah -shallallahu &#8216;alaihi wa sallam- jika ia melakukan      mandi junub, beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian menuangkan      air dengan tangan kanannya ke tangan kiri, lalu mencuci kemaluannya, kemudian      berwudhuk, kemudian mengambil air, lalu beliau memasukkan jari jemarinya ke      pangkal rambut, kemudian beliau menuangkan air atas kepalanya tiga tuangan,      kemudian beliau menyiramkan air ke sekujur tubuhnya kemudian mencuci kedua      kakinya.&#8221;</p></blockquote>
<p>Hadits ini adalah lafaz yang dikeluarkan oleh Muslim. Hadits yang senada dengan    ini ada di Bukhari dan Muslim dari hadits Maimunah -semoga Allah meridhainya-    .</p>
<blockquote><p>Artinya: tata cara mandi yang sempurna itu didahului oleh wadhuk, cuma saja      mencuci kedua kakinya diakhirkan saat selesai memandikan sekujur tubuh.</p></blockquote>
<p>Adapun tata cara mandi yang sah dan diterima (minimal) tidak didahului wadhuk.    Kedua cara itu sah.</p>
<p>Tidaklah wajib bagi wanita untuk menguraikan kepang rambutnya saat mandi, berdasarkan    hadits Ummu Salamah di shahih Muslim ia berkata : saya bertanya, wahai Rasulullah    sesungguhnya saya adalah wanita yang kepang rambut saya tebal, apakah saya menguraikannya    untuk mandi junub dan haid, beliau menjawab : &#8220;Tidak. Cukuplah bagimu untuk    menuangkan air ke atas kepalamu tiga kali tuangan&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.it-wifi.com/tata-cara-mandi-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum dan Kedudukan Mandi Besar</title>
		<link>http://blog.it-wifi.com/hukum-dan-kedudukan-mandi-besar/</link>
		<comments>http://blog.it-wifi.com/hukum-dan-kedudukan-mandi-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 13:42:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chatul</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISlam ku]]></category>
		<category><![CDATA[hukum mandi junub]]></category>
		<category><![CDATA[kedudukan mandi besar]]></category>
		<category><![CDATA[mandi besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chatul.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Adapun yang berkaitan dengan mandi besar yaitu menyiram sekujur tubuh dengan    air. Dasarnya dalah firman Allah Ta’ala :
&#8220;Dan jika kamu junub maka mandilah&#8221; (Al Maidah : 6).
Dan firman Allah :
&#8220;(jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali      sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi&#8221; (An Nisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adapun yang berkaitan dengan mandi besar yaitu menyiram sekujur tubuh dengan    air. Dasarnya dalah firman Allah Ta’ala :</p>
<blockquote><p>&#8220;Dan jika kamu junub maka mandilah&#8221; (Al Maidah : 6).<span id="more-10"></span></p></blockquote>
<p>Dan firman Allah :</p>
<blockquote><p>&#8220;(jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali      sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi&#8221; (An Nisa : 43).</p></blockquote>
<p>Mandi besar itu terbagi kepada wajib dan sunat :</p>
<p>1) Adapun mandi besar yang diwajibkan, adalah mandi yang dilakukan setelah    bersetubuh, baik mani keluar atau tidak keluar, maka wajib baginya mandi disebabkan    hanya semata masuknya (tenggelam) kepala zakar (ke vagina) walaupun sesaat,    berdasarkan kepada hadits Abi Harairah -semoga Allah meridhainya- ia berkata    : telah bersabda Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- :</p>
<blockquote><p>&#8220;Apabila laki-laki telah duduk diantara anggota tubuhnya yang empat      kemudian ia bersungguh-sungguh (memasukkan kemaluannya), maka wajiblah mandi&#8221;<br />
[HR Bukhari dan Muslim, ditambah Muslim : Walaupun tidak keluar mani]</p></blockquote>
<p>Wanita dalam hal itu (wajibnya mandi setelah setubuh) seperti laki-laki.</p>
<p>Begitu juga, wajib mandi dikarenakan seseoarang mimpi setubuh, lalu mendapati    bekas mani, berdasarkan kepada hadits Ummu Salamah bahwasanya Ummu Sulaim istri    Abi Thalhah, bertanya kepada Rasulullah, ia berkata: Sesungguhnya Allah tidak    malu dari kebenaran, apakah mandi diwajibkan atas wanita bila ia bermimpi? Beliau    bersabda:</p>
<blockquote><p>&#8220;Ya, apabila ia mendapati air (air mani/ basah)&#8221; [H.R. Bukhari      dan Muslim]</p></blockquote>
<p>2) Adapun mandi besar yang disunatkan (mandi besar yang dianjurkan) diantaranya    :</p>
<p>Mandi hari Jum’at, mandi untuk shalat Jum’at ini hukumnya sunat muakat    (ditekankan), kecuali bagi orang yang punya bau yang tidak enak dan menusuk    hidung, maka wajiblah untuk mandi, berdasarkan hadits Abi said Al Khudri -semoga    Allah meridhainya- ia berkata : telah bersabda Rasulullah -shallallahu ‘alaihi    wa sallam- :</p>
<blockquote><p>&#8220;Mandi hari Jum’at adalah wajib atas setiap orang yang telah mimpi      (baligh)&#8221; [H.R. Bukhari dan Muslim]</p></blockquote>
<p>Dan berdasarkan hadits Samurah bin Jundub -semoga Allah meridhainya- ia berkata    : telah bersabda Rasululullah -shallallahu &#8216;alaihi wa sallam- :</p>
<blockquote><p>&#8220;Barangsiapa yang wudhuk pada hari Jum’at maka itu adalah bagus,      dan barangsiapa mandi, maka mandi itu adalah yang lebih afdhal&#8217; [H.R. Tirmizi      dan dihasankanya]</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.it-wifi.com/hukum-dan-kedudukan-mandi-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
